Tips Fotografi untuk Pemula: Pilih Kamera DSLR atau Mirrorless?

Sedang mencari kamera yang bisa mendukung aktivitasmu? Jika kamu masih bingung pilah-pilih kamera DSLR atau Mirrorless, coba baca tips fotografi untuk pemula ini, siapa tahu bisa membantumu!

Dahulu kamera terlihat bagai barang mewah dengan harga puluhan juta, kini tidak lagi. Kamera dapat kita beli dengan harga kisaran di bawah lima juta. Kamera juga bukan lagi barang untuk bekerja. Kamera merupakan benda yang jadi bagian gaya hidup, untuk bersenang-senang. Jenis kamera sekarang pun ada banyak, bukan hanya DSLR tapi juga ada kamera ponsel, kamera Mirrorless, kamera Drone, dan kamera Gopro.

Foto: Belfot.com

Kamera bukan lagi alat untuk memotret. Perhatikan banyak feed di Instagram dan channel media fotografi lainnya, kamera bahkan sering dijadikan properti foto.

Penggemar fotografi atau bukan, sekarang pilihan kamera ada beragam macamnya. Dua jenis kamera yang sekarang ramai diperbincangkan adalah: DSLR dan Mirrorless.

Yup, thanks to Instagram sekarang Mirrorless sedang hits di kalangan penggemar fotografi. Konon efek warna yang dihasilkan dari kamera Mirrorless lebih lembut dibanding foto yang lahir dari DSLR.  Mirrorles merupakan teknologi baru di dunia kamera yang sekarang sedang jadi idola. Penggunaan Mirrorless di Instagram saja kini disertai hashtag khusus seperti #terfujilah untuk merek mirrorless Fuji.

Namun di sisi yang lain, DSLR pun masih menancapkan teknologi secara mapan di dunia fotografi. Lantas sebagai pengguna, kita baiknya menggunakan kamera yang mana ya, DSLR atau Mirrorless?

Simak dulu kelebihan dan kekurangan DSLR dan Mirrorless berikut ini. Mekanisme mesin kamera tidak akan dibahas lebih jauh dalam tulisan ini. Perbandingan dua jenis kamera ini diperuntukkan bagi pemula di bidang fotografi.

DSLR

  1. Ukuran kamera lebih besar dan lebih berat. Kecuali pekerjaan kita adalah fotografer yang mewajibkan membawa peralatan canggih, menenteng DSLR ke mana kita pergi tentu saja merepotkan. Lebih profesional tipe kameranya, lebih berat bobotnya.
  2. Untuk lensanya, pilihan lensa untuk DSLR lebih banyak. Dari lensa yang terkecil untuk memotret benda atau makhluk hidup super mikro, hingga lensa tele super panjang yang biasanya digunakan fotografer wildlife.
  3. Mekanisme kerja kamera DSLR lebih rumit.
  4. Mode continuous (misalnya 1 detik menjepret 10 frame) lebih canggih. Biasanya mode ini digunakan para fotografer profesional khusus olahraga.
  5. Baterai lebih tahan lama, biasanya di kamera DSLR Live Preview tidak digunakan. Pemotret membidik langsung dari View Finder. Kecuali bila DSLR digunakan untuk merekam video.
  6. Harganya lebih bervariatif. Dari yang termurah hingga termahal. Pilihan pun beragam dari berbagai merek dan tipe untuk pemula hingga kalangan profesional.

Mirrorless

  1. Bobotnya ringan.
  2. Pilihan lensa terbatas. Paling banyak hanya dapat 3-4 lensa saja.
  3. Mode continuous belum secanggih DSLR.
  4. Baterai lebih cepat habis karena menggunakan dalam Mirrorless biasanya mengaktifkan Live Preview-nya.
  5. Harganya relatif lebih murah bila dibandingkan DSLR. Tipe kameranya pun tak sebanyak DSLR.
  6. Bentuknya lebih stylish

Foto: Rioltech.com

Baik DSLR maupun Mirrorless, keduanya menghasilkan foto yang bagus. Terlepas dari mekanisme kedua gawai tersebut yang rumit, penggunaan kamera harus dimulai dengan pertanyaan: kameranya digunakan untuk apa, untuk pekerjaan foto dengan intensitas tinggi atau untuk senang-senang mengisi feed Instagram?

Bila kamera hanya digunakan sebatas mengisi konten foto di blog dan feed Instagram, tentu saja menyenangkan bila menggunakan kamera Mirrorless. Bentuknya lebih stylish dan lebih ringan, juga menghasilkan foto dengan gambar yang terlihat lembut dan ‘mewah’. Bahkan kamera mirrorless terlihat lebih fotogenik dibanding kamera DSLR. Namun sebaliknya, jika kita bekerja sebagai fotografer profesional dan dalam keseharian bergelut dengan kamera, sebaiknya melengkapi diri dengan DSLR. (nw)