Para Perempuan Keren Berbicara (Reportase Roadshow Serempak di Bandung)

Hari ini  Kamis 20 Juli 2017 saya sangat  bersemangat, kalau kata Vina Panduwinta mah “Hari ini ku gembira…melayang di udara…” hehe…Bersegera mempersiapkan segala yang harus dipersiapkan di rumah, agar bisa tenang mengikuti acara hari ini.  Itu penting lho….  Kalau kita pergi meninggalkan banyak PR di rumah tentu saat mengikuti kegiatan di luar rumah hati dan pikiran bercabang, tidak akan maksimal …  Dan kunci perempuan bisa berkiprah di luar rumah adalah saat di rumah sudah teratasi dengan baik.  Betulkan? Hmmm….hihi…

Tentu saja hari ini saya begitu bersemangat karena akan bertemu perempuan-perempuan hebat.  Bagi saya perempuan hebat adalah perempuan yang banyak menebar kebaikan di lingkungan sekitarnya menebar manfaat bagi sesama.  Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang banyak memberikan manfaat bagi sesama? Jadi ingat sebuah hadist “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain..” Hmmm lagi ah…

Para perempuan keren yang akan berbicara di sebuah acara bertema Kreatif Bersama Serempak: Literasi Digital Generasi Milineal. Acara yang digagas oleh Portal Serempak, Komunitas IWITA (Indonesia Women IT Awareness), Kementrian Kominfo dan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak merupakan rangkaian Roadshow Serempak di beberapa kota di seluruh Indonesia.  Di Bandung acara ini berlangsung di Aula Masjid Mujahidin Jalan Sancang No 6 Bandung.

Tampilan portal Serempak yang user Friendly

Mengenal SEREMPAK

Alhamdulillah, bisa datang tepat waktu, beberapa teman blogger dari komunitas Kumpulan Emak Blogger sudah terlihat duduk berkumpul di satu sisi.  Tak lama kemudian acara pun dimulai dengan  bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan doa bersama.  Selanjutnya kami semua disuguhkan video tentang SEREMPAK.

Serempak adalah kepanjangan dari Seputar Perempuan dan Anak, merupakan satu portal dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.  Merupakan satu-satunya portal interaktif yang memberikan fasilitas diskusi terkait tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dipandu oleh para pakarnya. Serempak hadir dengan semangat Edukasi, Advokasi, Berbagi, Menginspirasi dan Pencapaian 3ends.

Pencapaian serempak adalah berkurangnya kekerasan terhadap perempuan, human traficking, dan kesetaraan tujuan ekonomi. Serempak pun menyajikan berbagai artikel tentang Kecantikan dan Kesehatan, Hukum dan Kebijakan, IPTEK, Wisata Budaya dan Kuliner, Ibu dan Anak serta banyak lagi  artikel yang lainnya  Ditulis oleh para pakarnya hingga informasinya akurat dan dapat dipercaya. Penasaran dengan SEREMPAK?  Sila mampir di webnya yang user friendly dengan alamat www.serempak.id , banyak artikel yang menarik dan bermanfaat yang bisa kita akses.

Selanjutnya dengan dimoderatori oleh Ibu Marta Simanjuntak, SE MM selaku ketua Pokja Serempak dan founder IWITA dimulailah talkshow dari para perempuan keren ini.  Tampil energik dengan gayanya yang ceria dan simpel, Marta Simanjuntak memandu acara ini.

Style Ibu Yulis saat memberikan paparannya

Upaya Percepatan yang Dilakukan Pemerintah

Pembicara pertama Yulis Widia M dari Kementrian Kominfo memberikan pemaparan tentang apa saja yang telah dilakukan pemerintah dalam menunjang era milenium ini.  Untuk pemerataan pemanfaatan internet pemerintah melalui kementrian Kominfo sedang membangun infrastruktur non komersil di daerah terluar, tertinggal dan terdepan di wilayah Indonesia. Upaya pembangunan infrastruktur itu dengan membangun Palapa Ring, diharapkan dengan dibangunnya infrastruktur target 118 wilayah sudah bisa aktif sinyal internetnya pada tahun 2019 bisa tercapai.

Perempuan dan Internet

Indari Mastuti namanya, sempat mengenal beliau secara dekat saat saya aktif di Ibu-Ibu Doyan Nulis yang biasa disingkat IIDN.  Menjadi pembicara kedua di acara ini sungguh memberikan banyak inspirasi.  Tak berhenti rasa kagum saya terhadap perempuan yang begitu maksimal memanfaatkan internet ini.  Energinya seakan tak pernah pudar, setelah sukses dengan IIDN dan IIDB (kalau ini kepanjangan dari Ibu-Ibu Doyan Bisnis) penulis lebih dari 60 buku ini membuat banyak kegiatan lain berbasis internet.

Menurutnya internet bisa memberikan manfaat yang banyak, bisa juga memberikan efek negatif.  Hal ini tentu saja tergantung para penggunanya.  Baginya rugi sekali di era milineal ini kalau tidak bisa memanfaatkan internet dengan baik.  99% kegiatan Indari dilakukan melalui internet dalam hal ini Indari memanfaatkan media sosial seperti fesbuk.  Banyak hal yang dilakukannya melalui medsos seperti IIDN, IIDB, Portal Emak Pintar, Sekolah Gratis (SEGI) dan lain sebagainya.

Semangat berbagi dan memberi lah yang membuatnya terus bersemangat membangun mimpi-mimpinya menebar manfaat untuk sesama selain fokus pada target yang sudah ia tetapkan.  Gerakan Sedekah Tiap Hari, Kedai 7D dan yang paling terbaru adalah New Bussines in Black Premium LoveSock adalah upayanya untuk peduli di lingkungan sekitarnya,  Dengan internet apa yang dilakukannya di lingkungan dekat rumahnya bisa disebar hingga ke seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu juga Indari memberikan tips berinternet untuk para perempuan yang antara lain adalah:

  • Jauhi sosmed saat marah  (bener nih biar enggak membuat status baper xixixi…)
  • Fokus pada membagikan dan menyebarkan hal yang positif
  • Selektif memilih teman di sosmed
  • Jangan menulis hal yang subjektif, bila menulis hal yang negatif harus dievaluasi dulu apa dampaknya.

Evaluasi konten sosial media kita, maksimalkan sisi positifnya dan minimalkan hal negatif itulah close statement dari Indari Mastuti.

Literasi Digital

Pembicara ketiga adalah Andalusia Neneng Permatasari, Dosen Fikom Unisba ini berbicara tentang Literasi Digital.  Menurut Andalusia yang dimaksud dengan digital literasi bukan sekedar hanya mampu menggunakan.  Lebih dalam lagi makna digital literasi adalah kemampuan menggunakan, memahami, dan mengerjakan sesuatu berbasis digital. Output dari semua itu adalah lahirnya passion yang berbasis digital.

Digital literasi seharusnya berbasis kemampuan kita, tentu saja kita tidak bisa melakukan sendiri karena banyak hal yang tidak kita kuasai, itulah pentingnya kolaborasi. Ia mencontohkan saat dirinya membuat aplikasi ia berkolaborasi dengan beberapa pihak, ada animator, programing, ilustrator dan sebagainya.

Usai pemaparan dari ketiga pembicara, diadakan sessi tanya jawab.  Tiga penanya dipersilakan untuk bertanya di sessi ini.  Dan ada kejutan ternyata, ketiga pembicara yang bertanya mendapat bingkisan menarik dari panitia.. horeee ..hehe..

Jingle Keren

Selanjutnya sambil menantikan kedatangan Ibu menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof Dr.Yohana Susana Yembise, Dipl Apling, MA peserta dipersilakan istirahat sambil diiringi Jingle 3 Ends yang bernada ngebeat membuat semangat menggelora..hihi..serius..saya suka sekali dengan jingle ini.  Liriknya pun bagus…Saking sukanya dengan jingle ini saya mencarinya di google dan menemukannya..(Apa sih yang ga ada di google..hehe..) ternyata ada videonya juga..Jadi deh berulangkali mendengarkannya di rumah.. hihi… Bener banget syairnya kalau perempuan bahagia anak-anak ceria, semua bahagia…..

Manusia di dunia berhati berlian
Pasti dia … para perempuan
Manusia di dunia titisan surga
Pasti dia … anak-anak kita

Mereka cahaya, penerang semesta
penuh irama, gerakkan dunia
Mari bersama hidupkan mereka
Sayang, Setara, Sejahtera

Bridge:
Tapi mengapa masih saja
Banyak kekerasan menimpa mereka
Di kota, di desa dan rumah kita
Cukup sudah! Akhiri Semua!

 
Reff: 
Stop … kekerasan pada perempuan
Stop … kekerasan pada anak kita
Stop … ketidakadilan tuk mereka
Bersama kita pasti bisa

 
La la la perempuan bahagia
La la la anak anak ceria
La la la semua bahagia
Menuju Indonesia Hebat


Bagus ya liriknya…apalagi kalau mendengar nadanya yang ngebeat, dijamin kebawa semangat deh hehe…  Akhirnya keynote speaker yang dinantikan pun hadir.  Ibu menteri pun disambut dengan penampilan Tari Merak yang dibawakan oleh para siswi SMA Muhammadiyyah 3 Plus Bandung.

Tips Sukses Ibu Menteri

Sebelum ibu menteri memberi sambutannya, Kepala Dinas DP3AKB Jawa Barat Dr.Ir. Dewi Sartika, MSi pun  memberi sambutannya.  Usai itu sambutan dari tuan rumah yang diwakili oleh Pimpinan Muhammadiyyah Wilayah Jawa Barat Bapak Rizal.

Dalam sambutannya Ibu Yohanna mengungkapkan harapannya dengan kemajuan teknologi saat ini, kita terutama perempuan dapat memaksimalkan penggunaannya untuk hal yang positif.  Ada yang menarik dari perjuangan ibu menteri ini, berasal dari Papua ujung timur negeri ini, dengan segala kesederhanaannya berhasil menjadi seorang guru besar di Universitas Cendrawasih dan kini menjabat sebagai menteri.

Selalu dekat dan berdo’a kepada Tuhan, tidak kenal menyerah, tidak suka menunda pekerjaan, kerja keras, senang membaca adalah tips sukses yang ia bagikan kepada para peserta.  Hal ini ia ungkapkan karena pada sessi tanya jawab ada yang menanyakannya.

Para penanya yang mendapatkan hadiah dari panitia berfoto bersama para pembicara

Usai berfoto bersama, dilanjutkan dengan beberapa pengumuman dan akhirnya acara pun usai sudah, ditutup dengan acara makan siang bersama.  Sebuah acara yang begitu berkesan, penuh dengan ilmu, inspirasi dan manfaat untuk semua.  Ah beruntungnya bisa ikut acara ini …semoga bisa mengikuti acar seperti ini lagi…. 🙂 (Ida Tahmidah)

 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba Blog Roadshow Serempak Bandung 2017 dan dikutip dari blog http://www.idatahmidah.com