Pantai Khusus Perempuan

Pantai Khusus Perempuan? Mungkin terdengar aneh jika mendengar pantai khusus perempuan. Namun, Pemerintah Kota Banyuwangi berencana untuk menyiapkan pantai khusus perempuan di Pantai Pulau Pandanan yang terletak di sisi timur kota Banyuwangi. Konsep wisata pantai khusus perempuan ini bukan untuk mendiskriminasikan perempuan, melainkan diharapkan perempuan lebih nyaman berekspresi dan memiliki privasi. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas seperti dikutip KompasTravel mengatakan bahwa prospek pasar wisatawan perempuan secara dunia terus meningkat. Selain itu, perempuan membutuhkan destinasi yang membuat mereka nyaman.

Perempuan dianggap dapat memengaruhi keputusan keluarga dan kelompok dalam hal berbelanja. Azwar Anas mengutip hasil riset yang menunjukkan bahwa perempuan di seluruh dunia yang memegang kontrol atas belanja hingga 18 trilyun. Pulau Pandanaan ini memiliki kawasan seluas 7 hektar dengan hamparan rumput luas serta ditumbuhi pepohonan. Posisinya berhadapan dengan pulau Bali. Nantinya, kawasan itu akan dibangun hamparan rumput luas serta banyak bangunan, misalnya tempat hiburan, tempat olahraga, dan fasilitas lainnya.

Menurutnya, pasar wisatawan perempuan sudah digarap serius di beberapa negara. Model promosi pun berubah menjadi lebih spesifik. Misalnya, di Thailand yang memiliki skema khusus Women’s Journel. Bahkan, ditetapkan bulan untuk wisatawan perempuan, yaitu pada bulan Agustus. Ada juga club beach perempuan yang laris di negara lain.

Di Bahrain, pada tahun 2014, pemerintah mengumumkan disediakan satu pantai khusus perempuan di kawasan selatan, tepatnya di Askar. Para penjaga akan ditempatkan di pintu-pintu masuk pantai untuk mencegah kaum laki-laki masuk. Pemerintah mengucurkan dana sekitar Rp 47 miliar untuk pantai khusus perempuan ini. Pantai khusus perempuan ini merupakan pantai perempuan pertama di Bahrain. Sedangkan di Uni Emirat Arab (UEA) ada dua pantai yang dianggap ramah bagi muslimah yakni Jumeirah Beach Park dan Al Mamazar Beach Park. Kedua pantai ini menyediakan dua hari dalam seminggu khusus untuk perempuan dan anak-anak berusia di bawah empat tahun.

Lalu, apakah Anda setuju ada pantai khusus perempuan di Banyuwangi? Lalu, apakah jadi konsep pembangunan pantai itu? Kita tunggu perkembangannya. (rab)