Menteri PP dan PA: Srikandi Politik Membawa Indonesia Menuju Planet 50:50

KPPPA

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

Menteri PP dan PA: Srikandi Politik Membawa Indonesia Menuju Planet 50:50

Siaran Pers Nomor: 154/Humas KPP-PA/12/2015

          Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung di Indonesia sudah berjalan beberapa kali. Namun pada tahun 2015, kali pertama dalam sejarah Indonesia Pilkada Langsung dilaksanakan serentak. Pilkada merupakan momentum politik bagi proses alih kepemimpinan kepala daerah secara demokratis baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. pilkada serentak kali ini diikuti oleh 57 calon kepala daerah perempuan dari kabupatan/kota dan 66 calon wakil kepala daerah perempuan baik yang dicalonkan oleh partai maupun independen dari 29 Provinsi yang akan berkompetisi untuk meraih kursi pemimpin di daerah. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Srikandi Politik yang rela berkorban harta, tenaga dan pikiran serta modal sosial lainnya untuk membawa Indonesia kearah yang lebih baik lagi,” ungkap Menteri PP dan PA Yohana Yembise saat membuka Forum Komunikasi Politisi Perempuan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah pada Pilkada serentak di Jakarta, (7/12).

Menteri Yohana menambahkan bahwa semakin banyak perempuan yang meraih kursi kepala/wakil kepala daerah, maka semakin positif dukungan percepatan terwujudnya pembangunan yang responsif gender guna mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender dalam berbagai bidang pembangunan nasional.

Pada forum PBB bulan September 2015 di New York, Seluruh Negara anggota PBB bersama UN Women mencanangkan Planet 2030: gender equality: 50:50 , sekaligus mengkampanyekan He for She, sebagi upaya memperluas komitmen laki-laki yang memberikan rasa aman dan nyaman kepada perempuan untuk memperoleh akses kesehatan, pendidikan dan ekonomi. “Untuk mencapai target 50:50 persen pada tahun 2030 tidaklah mudah, karena akan dihadapkan pada kendala struktural dan kultural serta fungsional yang menjadi jalan terjal dan berliku, sehingga perlu dukungan politik dan komitmen kuat para penentu kebijakan di pusat dan daerah,” tambah Menteri PP dan PA.

Kementerian PP dan PA telah menyusun Grand Design Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Legislatif pada Pemilu 2019, yang dapat dijadikan agenda kerja para pemangku kepentingan di pusat dan daerah dalam menghadapi Pemilu Legislatif pada 2019. “Kami menyiapkan grand design sedini mungkin, agar semua pemangku kepentingan dapat bekerja lebih terencana, terprogram yang berkesinambungan untuk meningkatkan keterwakilan pada Pemilu Legislatif 2019,” kata Menteri PP dan PA di hadapan calon Kepala Daerah/calon wakil Kepala Daerah. Kementerian PP-PA tahun 2016 juga akan melaksanakan agenda revolusi mental melalui ‘Pendidikan Politik Kebangsaan Perspektif Gender’ di 34 provinsi. “Pendidikan politik ini akan membentuk watak kebangsaan yang berkesetaraan gender yang kelak menjadi pemimpin akan mampu memimpin bangsa yang majemuk (pluralism),” tandas Menteri Yohana.

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : humas.kpppa@gmail.com

DSC_3875 DSC_3895 DSC_3934 DSC_3970