Tenggang Rasa ala Kuliner Kudus

Datang ke Kudus, Jawa Tengah, rugi rasanya jika tak mencoba mencicipi makanan khasnya. Kuliner Kudus memiliki sejarah panjang yang mengaitkan antara keyakinan dan kuliner. Sejak jaman dulu, penganut agama Islam menghormati keyakinan umat Hindu yang menganggap sapi sebagai hewan suci. Sehingga tradisi orang Kudus lebih banyak menggunakan daging kerbau.
 
Penggunaan kerbau dalam masakan sehari-hari kemudian menghasilkan aneka masakan yang lezat. Daging kerbau memiliki serat yang besar dan lebih keras. Selain itu, rasa dagingnya kan juga lebih manis dibandingkan daging sapi.
 
Salah satu makanan yang terkenal dari Kudus adalah soto. Antropolog dari Universitas Gajah Mada, Dr Lono Simatupang kepada potretkudusnews.com mengatakan bahwa soto merupakan campuran dari berbagai tradisi yang mencampurkan antara pengaruh lokal dengan budaya lain. Ia mengatakan ada kemungkinan soto memiliki pengaruh dari India karena ada beberapa soto seperti soto Kudus yang menggunakan kunyit. Penggunaan kunyit ini seperti penggunaan kari pada masakan India.
Selain soto Kudus, ada aneka kuliner kain yang merupakan kuliner khas Kudus yang sayang untuk dilewati. Pertama adalah sop Kudus. Sekilas, banyak yang mengira sop Kudus ini sama dengan soto Kudus. Namun dugaan ini keliru. Jika soto Kudus berwarna berwarna kuning, sop Kudus warnanya lebih bening dan tanpa campuran kunyit. Rasanya lebih segar. 
Sop Kudus merupakan campuran dari nasi, irisan daging kerbau, irisan kol, taburan daun seledri dan bawang goreng. Semua jenis itu dimasukkan ke dalam mangkok kecil kemudian disiram kuah dari kaldu sapi yang panas dan diberi bumbu rempah-rempah. Tambahan jeruk limau menambah lezatnya masakan. Sop kudus sangat nikmat dikonsumsi dalam keadaan panas. 
 sop-kudus
Tahu Gimbal juga menjadi kuliner khas Kudus. Tahu gimbal banyak terjual di pedagang kaki lima yang tersebar di sepanjang jalan kota Kudus. Jika di malam ini, makanan ini kerap menjadi salah satu kuliner favorit. Tahu gimbal merupakan campuran tahu dan telur yang digoreng kemudian disiram campuran kacang halus. Tahu gimbal ini nikmat dimakan dengan lontong dan peyek udang.
 
Untuk sarapan pagi, pilihannya adalah Lentog Tanjung. Lentog Tanjung merupakan makanan yang terbuat dari irisan lontong yang disiram kuah nangka. Untuk menambah rasa pedas, ada cabe hijau rebus yang pas dimakan bersama lentog tanjung.
Makanan lain yang menjadi khas adalah sate kerbau. Sate kerbau ini dijual hampir di setiap sudut kota.
img-20140731-01118

Jika Anda mengunjungi Kudus, jangan pernah lewatkan untuk mencicipi makanan-makanan lezat di atas. (rab)