Cara Efektif Mengubah Kebiasaan Buruk

Pepatah Inggris mengatakan “It’s hard to break a habit”. Kebiasaan (behavioral patterns) yang telah mendarah daging sangatlah sulit diubah. Kebiasaan buruk atapun baik–yang tercermin lewat gaya hidup–sangat dipengaruhi oleh situasi lingkungan dan sosial yang disekitarnya.

Kebiasaan akan memberikan dampak tertentu pada hidup seseorang. Dunia kesehatan percaya bahwa kebiasaan, meskipun sulit, tetap bisa diubah. Upaya ini sangat membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar.

Kebiasaan yang merugikan kesehatan

Berbagai contoh kebiasaan yang merugikan kesehatan sangat mudah kita temui di sekitar kita. Misalnya kebiasaan mengkonsumsi makanan tidak sehat. Kita tahu orang yang terbiasa menikmati makanan yang digoreng akan sangat sulit menggantikan gorengan dengan makanan yang direbus.

Kebiasaan buruk juga bisa terjadi karena pembiaran yang dilakukan orang tua pada anak. Anak yang biasa bermalas-malasan di sofa sambil menikmati camilan dan menonton Youtube setiap hari pastilah merasa berat untuk sekadar bermain dan berolahraga.

Daripada mengubah kebiasaan, kebanyakan orang merasa nyaman dengan kebiasaan buruk yang beresiko menganggu kesehatan dan menyebabkan masalah yang serius di kemudian hari. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa ada banyak cara untuk mengubah kebiasaan buruk.

1. Rencanakan dengan baik

Rencanakan program pola hidup sehat sebaik mungkin dengan memanfaatkan media informasi yang ada. Semakin banyak informasi tentang pola hidup sehat yang anda dapatkan, semakin komprehensif persiapan Anda. Hal ini akan semakin bermanfaat di kemudian hari.

Kita buat program berjangka dengan informasi yang telah kita kumpulkan. Buat program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang yang sanggup kita laksanakan. Sesuaikan dengan keadaan dan kemampuan kita.

2. Mulailah sejak dini

Program mengubah kebiasaan sebaiknya direncanakan sedini mungkin. Diperlukan peran serta semua pihak termasuk orang tua untuk membantu kesuksesan program pola hidup sehat ini. Kita tahu, semua hal baik yang dimulai di usia dini akan mendatangkan manfaat di kemudian hari. Selain itu, kebiasaan yang dimulai sejak dini juga tidak mudah diubah.

3. Berikan motivasi dan hargai setiap usaha

Pujian yang sepenuh hati atas sebuah usaha akan menjadi bara semangat yang akan menjadi kekuatan utama untuk mengubah perilaku seseorang. Kita harus memahami bahwa kebiasaan buruk yang telah terjadi menahun bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi. Banyak orang yang gagal dalam usaha ini dan menyerah pada akhirnya.

4. Bulatkan tekad dan pantang menyerah

Tekat dan disiplin kuat dari dalam diri anda merupakan dasar perubahan ini. Sebesar apapun dukungan orang-orang dan lingkungan di sekitar anda akan sia-sia belaka jika tekad Anda lemah dan mudah menyerah. Camkan dalam diri kita bahwa kesehatan merupakan harta yang tak ternilai. Selagi tubuh masih kuat, jagalah kesehatan yang anda miliki dengan menerapkan gaya hidup sehat.

5. Tulis program dan tempelkan di tempat strategis

Iklan yang baik adalah iklan yang mempu membuat perubahan pada perilaku orang yang melihatnya. Layaknya pola pemasangan iklan, tulis program hidup sehat kita besar-besar lalu tempelkan di lokasi yang sering kita lalui di rumah. Kamar tidur, toilet, ruang keluarga, atau ruang makan bias menjadi pilihan.

6. Catat setiap kemajuan yang dicapai

Sekecil apapun, setiap kemajuan merupakan upaya dan jerih payah kita dalam mengubah kebiasaan buruk yang kita miliki. Dengan mencatatnya dalam jurnal pribadi, kita akan melihat kemajuan usaha yang kita lakukan. Tujuannya utamanya agar kita mampu menganalisa dan melakukan upaya peningkatan. Selain kemajuan yang membuat Anda bangga, catatan mengenai berbagai hambatan yang ditemui di tengah jalan juga dapat membantu kita melakukan evaluasi.

7. Rayakan keberhasilan Anda

Tidak ada salahnya merayakan kemajuan yang kita capai bersama orang terdekat saat Anda mencapai target yang diharapkan. Merayakannya berarti bersyukur dan bergembira atas pencapaian yang kita peroleh dan kita mambagi kesenangan itu kepada orang-orang yang telah mendukung usaha kita untuk mengubah kebiasaan yang buruk.

Mungkin saja pencapaian kecil kita mampu menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama, karena tidak ada hal yang mustahil bila kita mau bersungguh–sungguh”.(aw)